Program ini sangat relevan dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum di kalangan masyarakat, khususnya di perdesaan.
Kita berharap Paus Fransiskus dapat membawa pesan kepada dunia bahwa Indonesia adalah tempat terbaik bagi koeksistensi berbagai agama dan kepercayaan dengan mengedepankan nilai Bineka Tunggal Ika.
Disepakati anggaran prioritas nasional tahun anggaran 2025 yang didukung oleh Kemenkumham sebesar Rp94.930 miliar, dengan total 23 output, yang dimandatkan kepada sembilan Unit Eselon I.
Harus saya sampaikan bahwa kita patut bersyukur atas kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. Dan ini momen yang sangat langka.
Mohon pak dikawal, karena namanya juga quick win, mudah-mudahan pemerintahan baru yang ke depan ini bisa merealisasikan program ini.
Pak Menkumham ini untuk menjembatani, menjembatani masa transisi, pas di ujung. Di ujung tanduk, beliau masuk sehingga bisa selamat gitu.
Saya lihat di tingkat pemerintah ini yang tidak kompak. Menteri Keuangan Sri Mulyani berkali-kali menyebut rencana tersebut akan diimplementasikan pada tahun anggaran 2025. Tetapi Menteri Teknis mewacanakan waktu implementasi yang berubah-ubah.
Pemerintah Indonesia wajib memfasilitasi Misa Akbar tersebut ya dan bisa dipastikan bahwa kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar, tertib, damai, dan tidak ada kendala apapun.
Jadi ya, saya kira sesuatu yang wajar. Kita pun juga di RK-Siswono juga akan terus bekerja untuk memastikan supaya keterpilihannya bisa dipastikan lebih tinggi.
Isu mental health ini bukan lagi jadi sekadar wacana. Karena buktinya valid dan nyata. Dengan memperhatikan unsur mental, kita harap tidak lagi ada senior-senior yang melakukan perundungan untuk juniornya. Dan mereka yang menjadi korban juga jadi punya pendampingan.