Bicara Posisi Partai Demokrat, Syarief Hasan luruskan pernyataan Presiden Jokowi
Dalam simulasi 3 kandidat Presiden, Ganjar Pranowo menjadi capres dengan elektabilitas tertinggi 32,1 persen, disusul Prabowo Subianto 31,7 persen dan Anies Baswedan 11,9 persen.
Pernyataan Pak Jokowi yang akan cawe-cawe terkait Pemilu 2024 demi bangsa dan negara tentu tidak pas dan berlebihan.
Gerbang Tani Desak Jokowi Batalkan Regulasi Ekspor Pasir Laut
Prabowo Subianto meraih dukungan sebesar 22,8% dan mengalahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang meraup 21,2%
Presiden Jokowi seharusnya paham bahwa setiap pemerintahan ada umur berkuasanya. Karena itu, presiden seharusnya menghormati mekanisme pergantian kekuasaan ini dengan legowo, bukan dengan sibuk cawe-cawe mendukung satu kandidat sambil menjegal kandidat lainnya.
Hal itu disampaikan Basuki berdasarkan permintaan Presiden Jokowi setelah kunjungannya ke tiga provinsi terkait dengan kondisi jalan yang rusak.
Target ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 yang diterbitkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 8 Juni 2022 lalu
Padahal, partai politik tidak boleh posisinya lebih tinggi dibandingkan dengan lembaga presiden dan presidennya. Tak ada dalam konstitusi, tak ada dalam tradisi politik yang sehat bahwa presiden harus bertanggung jawab kepada partainya.