Legacy terbaik untuk Jokowi itu, sebenarnya bukan infrastruktur, bukan juga IKN, tetapi membuka ruang kepada lahirnya pemimpin-pemimpin baru Indonesia yang bisa menyelesaiakan krisis.
Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg) RI melaluu akun Instagram @kemensetneg.ri mengunggah terkait julukan enam Presiden Indonesia.
Situasi yang terjadi di Pakistan bisa saja terjadi di Indonesia. Dimulai dari krisis ekonomi, berlanjut krisis sosial dan berujung pada krisis politik. Namun, hal itu tergantung dari kekuatan dan kapasitas pemerintah dalam menghadapi krisis berlarut saat ini.
Terawan harus diberikan waktu dan kesempatan untuk membela diri dihadapan mimbar akademik dan dan juga peradilan etika kedokteran IDI. Tapi apabila kesempatan itu tidak digunakan, maka sejarah akan menguji siapa yang akan lebih relevan. Only story will tell, kata orang.
Pemerintah seharusnya fokus mengatasi masalah-masalah bahan pokok dengan kebijakan secara kongkret. Bukan menaikkan harga BBM subsidi untuk menutupi defisit APBN.
Siapapun yang berada dibalik ide penundaan pemilu ini, benar-benar sudah terlalu jauh jaraknya dengan ruh masyarakat, dengan perasaan publik, dengan pikiran mereka sendiri.
Persoalan pangan ini, ujar dia, sebenarnya telah terjadi selama dua tahun terakhir karena pandemi Covid-19, dan perang Rusia-Ukraina ini menjadi faktor tambahan bagi problem pangan dunia.
Fakta ini tentu saja sangat mempermalukan Indonesia sebagai Ketua Presidensi G20 Tahun 2022. Apalagi Indonesia juga dikenal sebagai penghasil sawit terbesar di dunia.
Jika ekonomi Indonesia ingin selamat dari dampak krisis perang Rusia-Ukraina, maka perlu meniru langkah yang telah dilakukan China dengan mereduksi angka pertumbuhannya dari 8 menjadi 5,5 persen.
Keberadaan PBB terutama Dewan Keamanan saat ini perlu dilakukan reformasi, karena kerap dijadikan upaya untuk menghambat solusi damai atas konflik di suatu negara.