Hingga Minggu (20/5) malam, sudah ada 2.528 akun yang diblokir dan 9.500 akun yang masih diverifikasi.
Kesenjangan, baik sosial, pendidikan, sampai keadilan hukum menjadi lahan subur terorisme di tanah air. Hal itu yang perlu dibenahi untuk mencegah aksi terorisme meluas.
Idrus Marham memandang anak merupakan korban dalam kasus terorisme yang terjadi di beberapa tempat.
Demikian penilaian peneliti Pusat Kajian Terorisme dan Konflik Sosial Universitas Indonesia (UI) Solahudin.
Raksasa media sosial itu mengatakan, kondisi ini kemungkinan disebabkan oleh Perang Suriah.
Pemerintah sudah melakukan penelusuran dan menemukan pelaku yang mengunggah video tersebut di media sosial.
Teror dan terorisme akar masalahnya karena adanya kesenjangan sosial dan ekonomi.
para penyelidik akan menyelidiki aplikasi yang memiliki akses ke sejumlah besar informasi pengguna sebelum Facebook membatasi akses pada tahun 2014.
Masyarakat di seluruh Indonesia diminta untuk tetap tenang dan menahan diri. Termasuk menahan diri untuk tidak menyebarkan foto, video hoax di media sosial.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily berkomitmen akan meneruskan aspirasi dari Panti Sosial Himo-Himo Ternate, Maluku Utara, terkait perlunya mobil ambulance dan kendaraan operasional.