Pilihan warna merah putih itu bukan tanpa jejak sejarah yang lebih tua dari masa kemerdekaan. Sebuah hadits Nabi Muhammad SAW diduga menjadi inspirasi utama di baliknya.
Me time hadir sebagai ruang pribadi untuk beristirahat, menata ulang batin, dan merawat jiwa. Tapi yang menarik, praktik ini bukanlah hal baru dalam sejarah umat Islam.
Di antara kisah paling dramatis dalam Al-Qur’an adalah pertarungan antara Nabi Musa dan Firaun—sebuah konflik abadi antara kebenaran dan kebatilan. Salah satu elemen paling mencolok dari kisah ini ialah transformasi tongkat Nabi Musa menjadi ular.
Dalam lintasan sejarah manusia, belum pernah ada pemimpin yang sedemikian agung dalam memperlakukan perempuan seperti Nabi Muhammad ﷺ.
Nabi Daniel ‘alaihissalam merupakan salah satu nabi yang memiliki kisah luar biasa, terutama dikenal sebagai penafsir mimpi dan penasihat bijak di masa Raja Nebukadnezar II, penguasa Kekaisaran Babilonia Baru
Pertanyaan tentang kemungkinan adanya nabi perempuan dalam Islam bukanlah isu baru, tetapi sangat jarang dibahas secara terbuka. M. Quraish Shihab, pernah mengulas topik ini
Di balik kemuliaan cucu-cucu Rasulullah ﷺ, tersimpan kisah menggetarkan hati tentang Husein bin Ali. Meski menjadi salah satu orang paling dicintai Nabi, Husein justru tidak mendapatkan kain kafan dari surga yang dibawa Malaikat Jibril
Hari Asyura memperingati sejumlah peristiwa bersejarah yang berpengaruh besar, seperti pembebasan Nabi Musa dan Bani Israel dari Firaun, serta tragedi memilukan di Karbala
Visualisasi Nabi Muhammad SAW — baik melalui lukisan, film, patung, maupun kartun — telah lama menjadi garis merah dalam Islam
Gambarkan Kartun Nabi Muhammad dan Musa, Majalah Leman Minta Maaf