Tahukah Anda, masalah kekurangan gizi masih menjadi salah satu isu penting yang dihadapi masyarakat Indonesia.
Rendahnya konsumsi susu di usia milenial produktif emang cukup memprihatinkan, padahal mereka sangat membutuhkan asupan gizi lebih
Permasalahan pada asupan gizi dapat berdampak pada penyakit anemia atau kekurangan sel darah merah dalam tubuh.
Tahukah Anda, jika satu gelas susu kandungan lemaknya jauh lebih sedikit daripada kita makan gorengan.
Penyakit kronis bisa mengancam jiwa anak seperti perburukan gizi, gangguan pencernaan pada anak hingga penyakit kanker.
Kandungan gizi pada ikan mampu mengatasi masalah hambatan pertumbuhan (stunting) yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.
Tidak ada makanan yang terbaik buat bayi selain ASI, susu formula semahal apapun tidak bisa menandingi gizi ASI.
Untuk memastikan bahwa pola asuh gizi yang diberikan sudah benar, maka perlu dilakukan pemantauan pertumbuhan
Setelah bayi berusia enam bulan, ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi, sehingga perlu makanan tambahan (MP-ASI).
Stunting saat ini merupakan salah satu masalah gizi yang menjadi fokus untuk ditanggulangi. Berdasarkan hasil Riskesdas Tahun 2018, prevalansi stunting balita di Indonesia masih 30,86 persen, sedang di Bali sebesar 21,9 persen.