Sejak awal Ramadan, militer Israel dan pemukim ilegal telah melancarkan tindakan keras brutal terhadap warga Palestina di seluruh wilayah pendudukan Tepi Barat
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta seluruh pihak yang berkonflik di daerah pendudukan untuk menahan diri dan menghentikan kekerasan terhadap warga sipil termasuk rakyat Palestina.
Kalangan dewan mengajak umat muslim Indonesia memaksimalkan doa selama bulan Ramadhan, salah satunya dengan menyertakan doa Qunut Nazilah dalam ibadah shalat, untuk membantu perjuangan rakyat Palestina menghadapi tentara Israel.
Ketegangan di Yerusalem telah berkobar menjadi gangguan terburuk di kota itu sejak 2017 setelah polisi anti huru hara Israel bentrok dengan kerumunan besar jemaah Palestina pada Jumat terakhir bulan suci Ramadan.
Di Jalur Gaza, otoritas Palestina telah melaporkan kematian 20 orang, termasuk sembilan anak-anak, ketika Israel menyerang militan yang menembakkan roket ke Yerusalem.
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) mengecam aksi militer Israel yang melakukan kekerasan ke warga Palestina di Masjid Al-Aqsa.
Bahkan Jokowi menyerukan boikot produk Israel pada Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Islam (KTT OKI) yang diselenggarakan di Jakarta, beberapa waktu yang lalu.
Meski pejabat itu tidak memberikan rincian tentang bagaimana orang-orang itu terbunuh atau terluka, ada laporan yang beredar tentang serangan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Organisasi Muslim Amerika mengecam keras kekerasan Israel di Masjid Al-Aqsa, yang telah menyebabkan ratusan warga Palestina terluka selama bulan suci Ramadhan.
Warga Palestina dalam beberapa hari terakhir telah melakukan aksi solidaritas dengan penduduk lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur dimana polisi Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet ke pengunjuk rasa.