Dilansir Aljazeera, Kamis (13/5), serangan udara oleh Israel dilakukan tanpa henti di Wilayag Palestina, Gaza.
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengutuk aksi kekerasan yang dilakukan Israel kepada Palestina. Aksi teror yang menewaskan puluhan orang itu dinilai menghina seluruh umat manusia.
Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas ketegangan di Gaza dan Yerusalem via telepon.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus turun tangan meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional mendesak Israel untuk menghentikan agresi militernya terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Menurutnya, konflik kemanusian yang melanda Palestina saat ini mengakibatkan keterlambatan kegiatan bukber di komplek Al-Aqsha.
Dewan menteri luar negeri Liga Arab meminta Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk melanjutkan penyelidikan kriminal atas kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina.
Hingga Selasa malam, serangan Israel di Gaza telah menewaskan 28 warga Palestina, termasuk sembilan anak, dan melukai 152 lainnya. Dua orang Israel tewas dalam serangan roket.
CAAP meminta semua orang yang berkomitmen pada hak asasi manusia untuk berdiri bersama rakyat Palestina.
Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata kelompok perlawanan Palestina, Hamas, mengancam akan menyerang Tel Aviv jika Israel menargetkan menara sipil di Gaza.