Meski telah mendapat lima dukungan dari Parpol sebagai Capres di Pilpres 2019, Presiden Jokowi belum menentukan kandidat calon wakil presiden (Cawapres).
Pilpres 2019 diharapkan dapat membawa pemimpin baru yang memiliki kualitas kecerdasan dan kecakapan dalam memimpin negara Indonesia yang luar biasa besarnya.
Ia mengaku prihatin dengan maraknya temuan kasus narkoba di kalangan artis sampai penyelundupan barang haram itu yang belakangan mencapai lebih dari 1 ton.
Partai Demokrat menyambut baik rencana PDIP membuka komunikasi dengan Kogasma untuk Pemilukada 2018 dan Pilpres 2019 Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Partai Gerindra memastikan 100 persen Prabowo Subianto bakal diusung sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019. Dan saat ini Gerindra sedang menentukan tanggal deklarasi.
Wapres Jusuf Kalla menilai ada dua kriteria pokok bagi calon wakil presiden yang berpasangan untuk calon Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019.
Kendati dinilai cocok, Novanto meyakini jika Jokowi sudah menentukan sosok yang akan mendampinginya.
Seluruh partai politik (Parpol) ditantang mengajukan kader potensialnya untuk bertarung di Pilpres 2019. Sehingga, para kandidat bisa saling adu program dan gagasan untuk Indonesia ke depan.
Pilpres 2019 diprediksi bakal terjadi tiga poros kekuatan. Dimana, poros pertama adalah Presiden Jokowi, poros kedua Prabowo Subianto, dan poros ketiga adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Gelaran Rakernas PDIP ini bersamaan dengan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Bali untuk membangikan sertifikat tanah adat.