Trump meminta negara-negara Eropa untuk menarik warga mereka yang menjadi militan Islamic State Iraq and Syria (ISIS/Daesh) di Suriah.
Majalah itu menuding Turki melakukan pembersihan etnis.
Ankara memandang YPG yang didukung AS sebagai organisasi teroris kelompok militan Partai Pekerja Kurdistan (PKK).
Soal masalah keamanan Turki harus diselesaikan secara damai tanpa melangar kedaulatan Suriah.
Surat parodi itu diunggah saat surat Presiden AS Donald Trump baru baru ini yang ditujukan kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dicemooh publik.
Gencatan senjata memberi waktu pasukan pimpinan Kurdi lima hari untuk menarik diri dari apa yang disebut zona aman yang ingin dibangun Ankara di dalam wilayah Suriah.
Permintaan itu akan menjadi puncak pembicaraan Erdogan minggu depan dengan sekutu Suriah, Presiden Rusia Vladimir Putin.
Turki akan tetap berada di wilayah tersebut karena memerlukan perlindungan.
Turki pada Kamis sepakat untuk menangguhkan ofensif selama lima hari di Suriah utara sementara pejuang Kurdi menarik diri dari daerah itu.