Perintah pencarian dan penahanan Dahlan sudah dikeluarka atas tuduhan keterlibatan dalam upaya kudeta yang gagal Juli 2016 terhadap Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan yang didalangi ulama Amerika Serikat (AS), Fethullah Gulen.
Sebelumnya, Turki mengatakan bisa menyelesaikan hingga 2 juta pengungsi Suriah dalam "zona aman" sepanjang 444 km (275 mil) yang bertujuan untuk dibentuk di timur laut Suriah,
Presiden Turki mengatakan bahwa Libya berisiko berubah menjadi "Suriah lain."
Turki mengancam akan memveto rencana pertahanan NATO di negara Baltik dan Polandia jika aliansi militer Barat gagal mengidenfikasi kelompok-kelompok yang dianggap Ankara sebagai teroris.
NATO sekarat karena kurangnya koordinasi antara negara-negara anggota dalam menanggapi serangan Suriah di Ankara.
Erdongan menjuluki pangkalan militer bersama itu sebagai simbol persaudaraan, persahabatan, solidaritas, dan ketulusan antara Ankara dan Doha.
Turki saat ini menampung sekitar 3,6 juta pengungsi Suriah, melebihi negara lain di dunia, dan sejauh ini Turki telah menghabiskan dana sebesar USD40 miliar untuk mereka, menurut laporan otoritas resmi.
Ankara menyebut permintaan Gedung Putih tersebut tidak dapat diterima dan merupakan pelanggaran hak kedaulatan Ankara.
Dalam sesi konferensi pers bersama Erdogan di Gedung Putih, politisi Republik itu menyebut dirinya merupakan penggemar Erdogan.
Akibat berbagai kritiknya yang pedas terhadap Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dia kehilangan kewarganegaraannya.