Pusat keuangan internasional telah terpukul dalam 18 bulan terakhir oleh tiga pukulan hebat dari perang perdagangan Amerika Serikat (AS)-China, kerusuhan sosial yang berlangsung berbulan-bulan dan kemudian pandemi COVID-19.
Anggota aliansi yang didukung AS sepakat bulan ini untuk menyelesaikan misi 9.600 yang kuat di Afghanistan setelah Biden melakukan panggilan untuk mengakhiri Perang Terpanjang Washington.
Ketua Umum Orbital Kesejahteraan Rakyat, Poempida Hidayatulloh mengibaratkan kalau pandemi Covid-19 yang masih terjadi di Tanah Air ini seperti ‘perang’.
Sebuah kapal patroli Amerika Serikat melepaskan tembakan peringatan ke kapal perang Iran di Teluk Persia setelah mereka mendekat dengan kecepatan cepat dan datang dalam jarak dekat.
Warga Armenia, yang memperingati Hari Peringatan Genosida Armenia dengan upacara dan unjuk rasa pada Sabtu, telah bertahun-tahun mengimbau AS dan negara-negara lain di seluruh dunia untuk mengakui pembunuhan itu sebagai genosida.
Ada sekitar 1.300 tentara Jerman yang masih dikerahkan di negara yang dilanda perang itu dalam misi Dukungan Tegas yang dipimpin NATO
Kampanye vaksinasi COVID-19 Yaman dimulai di daerah yang dikuasai pemerintah tiga minggu setelah pengiriman pertama dari skema berbagi vaksin COVAX global tiba di negara yang dilanda perang.
Pemikiran-pemikiran Bungaran sangat relevan dengan pembangunan pertanian nasional saat ini dan di masa yang akan mendatang dalam suatu sistem argibisnis dengan perang aktif stakeholder
Biden menetapkan tujuan untuk menarik semua 2.500 tentara AS yang tersisa di Afghanistan selambat-lambatnya 11 September, dengan penarikan terakhir dimulai pada 1 Mei.
Langkah tersebut akan membawa Iran mendekati ambang kemurnian 90 persen untuk penggunaan militer dan memperpendek potensi waktu pelarian untuk membuat bom atom, sebuah tujuan yang dibantahnya.