Putra Awdah, Abdullah, melalui Twitter-nya mengatakan, tuduhan terhadap ayahnya termasuk kicauan kritis dan pembentukan organisasi yang bekerja untuk membela kehormatan Nabi Muhammad.
Sejak Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman ditunjuk sebagai pewaris taht tahun lalu, kerajaan melakukan beberapa pelonggaran kendali kepada warga negaranya, namun di sisi lain, pangeran juga menunjukkan naiknya intoleransi akan kritik dari negara lain.
Pejabat pemerintah dan orang-orang yang dekat dengan tahanan mengatakan banyak dari mereka yang ditahan tanpa dakwaan, dan tidak ada kontak dengan anggota keluarga dan pengacara.
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Sabtu mengatakan Raja Salman dari Arab Saudi telah menyetujui permintaannya untuk meningkatkan produksi minyak hingga dua juta barel.
Setiap masyarakat yang komprehensif perlu untuk melindungi hak semua warga negara, tanpa memandang jenis kelamin.
Perombakan kabinet pada Sabtu kemarin adalah kedua sejak Juni 2017, kala putra raja, Mohammed bin Salman (MBS) ditunjuk sebagai pewaris tahta.
Ini merupakan keputusan Raja Salman untuk membentuk dewan baru di bawah kepemimpinannya.
Raja Saudi Salman menyatakan keprihatinan atas negosiasi yang sedang berlangsung antara Moskow dan Doha untuk penjualan sistem senjata anti-pesawat canggih.
Penangkapan itu menjelang pencabutan pelarangan perempuan mengemudi, yang menjadi bagian dari program reformasi Putra Mahkota Mohammad bin Salman.
Salman bin Abdulaziz al-Saud juga menegaskan kembali dukungan Kerajaan untuk pemulihan hak-hak sah rakyat Palestina sesuai dengan resolusi legitimasi internasional dan inisiatif perdamaian Arab.