Jepang akan mengirim pesawat ke Kota Wuhan, China pada Selasa (28/1) malam, untuk mulai mengevakuasi warganya dari pusat wabah virus mematikan di Provinsi Hubei.
Saat ini di Malaysia terdapat empat kasus virus korona, yang pertama kali mewabah di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.
Namun untuk merealisasikan opsi tersebut, Menlu RI mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu berkomunikasi dengan pemerintah China.
Hal ini dikarenakan banyak pertokoan yang tutup akibat penyebaran virus korona di daerah tersebut, yang telah membunuh 100 orang dan menginfeksi 4.000 orang.
Bahkan, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berharap wabah tersebut tidak mengganggu investasi dari negeri tirai bambu tersebut.
WHO mengatakan perkiraan saat ini menetapkan masa inkubasi virus korona berlangsung antara 2-10 hari.
Kasus pertama penyebaran virus korona telah dikonfirmasi di wilayah Bavaria selatan Jerman
Jumlah kematian di Hubei naik menjadi 76 dari 56, kata para pejabat, dengan lima kematian di tempat lain di China termasuk yang pertama di Beijing.
Pertemuan juga membahas nasib penerbangan dari dan menuju negeri tirai bambu tersebut.
Wakil Ketua MPR-RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, MA menyampaikan keresahannya akan nasib WNI yang terisolasi, di kota Wuhan dan kota-kota lainnya di China.