Miris kita membaca berita ini. Memang diitengarai sebelumnya, terjadi ekspor illegal minyak goreng. Terbukti dengan kelangkaan dan harga yang masih di atas HET. Tapi kita tidak menyangka, kalau kasus ini melibatkan oknum selevel Dirjen. Sungguh disayangkan.
"Kita sama-sama bantu dan dukung ekonomi kreatif agar kembali bangkit," ucap Puan.
"Sosok Ibu Puan, dalam kepemimpinannya di DPR dan sebagai tokoh politik telah menjadi inspirasi bagi siapapun, bahwa bangsa ini, Indonesia yang kita cintai ini membuka lebar kesempatan perempuan untuk nerkarya. Inilah substansi dari perjuangan Kartini untuk masa kini,"
Kita juga mengapresiasi pemerintah yang telah berhasil memerangi covid-19, sehingga jumlah pasien terpapar Corona terus turun.
Intinya kader Partai Demokrat harus patuh dan taat kepada Ketua Umum Partai Demokrat yaitu AHY. Jadi kader kita harus setia apapun yang dilakukan AHY.
Kita berharap agar penegakan hukum menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk mengungkap apa yang terjadi di balik masalah minyak goreng yang sampai sekarang masih belum bisa selesai.
Langkah kita tetap sesuai koridor DPD RI yang salah satu tugasnya adalah mengawasi jalannya pemerintahan, atau mengawasi eksekutif yang menjalankan UU.
Densus 88 tidak boleh gegabah untuk menarik sebuah kesimpulan yang terkesan menuduh. Saya kira kita semua memiliki pemahaman yang sama bahwa era fundamentalisme agama telah usai, yang kita rasakan sekarang adalah bahwa bangsa ini sedang dikungkung oleh fundamentalis ekonomi.
Kita harus berani bangkit dan melakukan koreksi. Tanpa itu, negeri ini hanya akan dikuasai oleh Oligarki yang rakus menumpuk kekayaan, dan rakyat akan tetap kere.
Semoga kita mendapat kemuliaan dari Al Qur’an, orang yang cinta Al Qur’an, serta mendapat kenikmatan dan kebahagiaan dari kemuliaan Al Qur’an,