Dia tidak nyaman karena diganti karena kita lihat dia tidak beres urus partai. Ya dia tidak ada prestasinya.
Karena itu kewenangan Kemenhub, jadi tentunya arahnya ke APBN. Jangan sampai ada temuan nantinya. Kita tidak disiplin dalam menggunakan anggaran.
Peringatan hari lahir Pancasila harus menjadi momentum kita untuk menegakkan nilai-nilai Pancasila di negeri ini.
Saran saya jangan suka usik sarang lebah tetangga, nanti kalo kena sengat sakit. Sampai saat ini tidak ada pembahasan munaslub. Kita lagi fokus konsolidasi internal dan penguatan kerja sama dengan PAN dan PPP.
Pimpinan Kepolisian harus kita evaluasi. Atau UU kepolisiannya harus kita evaluasi. Karena tidak seiring dengan keinginan masyarakat. Tidak seiring dengan moral masyarakat. Kalau kayak gini rusak semua tatanan moral kita.
Tapi kalau hari ini ada seorang Polisi dihukum pidana, hari ini bersyarat, tapi masih diperlakukan jadi anggota polisi, pertanyaannya institusi ini, institusi apa? Maka ini yang harus kita kritisi.
Kita harus fokus dan serius dalam memperkuat struktur partai mulai dari pusat hingga DPAC. Lima tahun ke depan, kita berharap Partai Demokrat semakin maju, modern dan adaptif serta bisa mengakar dan dicintai masyarakat.
Tentunya kita terus mendorong agar rekan-rekan, khususnya yang ikut di dalam bidang olahraga atau bidang lainnya untuk terus berlatih. Dan kita intitusi akan memberikan ruang untuk itu. Sehingga mereka bisa betul-betul fokus dan termotivasi.
Harapan kita disamping mengejar prestasi, tentunya budaya bersepeda seperti visi dari ISSI bisa kita kembangkan. Kita lihat semakin hari semakin banyak komunitas sepeda dan budaya ini jika terus dikembangkan bisa menjadi salah satu alternatif pilihan. Sepeda bisa menjadi alternatif untuk melakukan aktivitas.
Buya Syafii Maarif Wafat, Muhadjir: Kita Kehilangan Bapak Bangsa