Kendati demikian, Pahala menuturkan masyarakat hanya bisa mengakses kepemilikan saham Rafael hanya sampai total surat berharganya saja.
Kepemilikan harta kekayaan yang dinilai tidak wajar itu bukan hanya dari pejabat tinggi, namun dari yang sangat rendah.
Permintaan klarifikasi itu bisa menjadi pintu masuk KPK menyelidiki ada atau tidaknya tindak pidana korupsi yang dilakukan.
Ayah dari tersangka penganiayaan Mario Dandy Satrio akan diklarifikasi KPK terkait dugaan harta tidak wajar, seperti mobil Rubicon
Pemanggilan Rafael dilakukan untuk meminta klarifikasi terkait harta kekayaannya senilai Rp56 miliar.
Sebanyak 13.885 (43,13 persen) pejabat dan pegawai di lingkungan Kemenkeu belum melaporkan harta kekayaan kepada KPK.
Pemanggilan tersebut untuk klarifikasi terkait harta kekayaannya yang tengah disorot publik karena dinilai tidak wajar.
KPK belum memeriksa lebih detail soal harta kekayaan Rafael, namun harta kekayaan dan aset tidak sesuai dengan profilnya sebagai pejabat eselon III.
Dia melaporkan hartanya itu pada Maret 2022 dalam jabatan Menteri BUMN.
Lukas juga diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya sebesar Rp10 miliar.