Trump mengatakan tidak mendukung perang Turki melawan Kurdi di Suriah utara.
Turki mitra dagang besar AS dan anggota penting NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara).
Trump terobsesi menggunakan poligraf (alat pendeteksi keomongan) untuk mencari tahu siapa yang membocorkan informasi kepada pers.
penyelidikan pemakzulan Trump terindikasi menyalahgunakan wewenang. M untuk menekan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky supaya melakukan penyelidikan terhadap putra Joe Biden, Hunter Biden.
Rouhani menguraikan strategi dan rencananya dalam menangani berbagai masalah yang dihadapi negara Negeri Para Mullah, khususnya penarikan AS dari kesepakatan multinasional 2015.
Turki lama meminta AS untuk bermitra dalam perang melawan Islamic State Iraq and Syria (ISIS/Daesh), menangkap dan mendeportasi anggotanya yang bersarang di Turki.
Pernyataan itu muncul satu hari setelah Gedung Putih memberi Ankara lampu hijau untuk menyerang negara tetangga selatannya, dan memicu kepanikan pasukan Kurdi yang didukung oleh AS.
Pernyataan disampaikan hanya beberapa hari sebelum pejabat tinggi AS dan China akan memulai kembali pembicaraan perdagangan di Washington.
Gedung Putih mengatakan, keputusan itu muncul setelah pembicaraan yang dilakukan lewat telepon antara Trump dan timpalannya dari Turki Recep Tayyip Erdogan.
Dalam periode 30 hari antara Agustus dan September, kelompok itu, yang disebut "Fosfor" oleh perusahaan, melakukan lebih dari 2.700 upaya untuk mengidentifikasi akun email konsumen milik pelanggan tertentu dan kemudian menyerang 241 akun tersebut.