Jelang Pilpres 2019, sejumlah nama disebut-sebut berpotensi untuk maju menjadi calon wakil presiden (Cawapres). Seperti apa kriteria Cawapres 2019 mendatang?
PPP belum menentukan nama calon wakil presiden (Cawapres) untuk Pilpres 2019 mendatang. Namun, PPP menginginkan Cawapres untuk mendampingi Presiden Jokowi dari kalangan santri.
Presiden Jokowi diminta untuk menggandeng Cawapres dari kalangan santri pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Hal itu untuk menangkis label negatif yang selama ini menyerang Jokowi.
Elektabilitas Presiden Jokowi dinilai belum aman untuk menghadapi Pilpres 2019 mendatang. Sebab, berdasarkan hasil survei elektabilitas Jokowi masih di bawah 50 persen.
Dalam rangka membidik para pemilih generasi milenial, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendorong seluruh kader melek dengan media sosial (Medsos).
Djayadi menyampaikan dalam pertanyaan terbuka (top of mind), bila pemilihan presiden diadakan ketika survei dilakukan, 34,1 persen pemilih spontan mendukung Jokowi dan 17,2 persen mendukung Prabowo
Hassan Rouhani memenangkan pemilihan Presiden Iran ke-12 dengan total suara 23.549.616 atau 57% dari 56 juta pemilih.
Setelah memulai sebuah petisi untuk menjadikannya sebagai perdana menteri berikutnya. Banyak pemilih malah banyak yang memilihnya dibandingkan pemimpin partai
Dari enam partai pengusung, kata Eep, hanya pemilih dari PDI-P yang disiplin menggunakan hak suaranya untuk pasangan.
Masyarakat pemilih di Jakarta dinilai sudah sangat cerdas dalam menentukan alasan dalam memilih calon pemimpinnya.