Front Pembela Islam (FPI) mengapresiasi langkah pihak-pihak yang berinisiatif mencopot seluruh baliho dan spanduk Imam Besarnya, Habib Rizieq Shihab.
Keterlibatan pihak TNI dalam pencopotan baliho Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab berpotensi maladministrasi.
Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq Shihab penting segera diwujudkan demi menjaga keutuhan dan kemaslahatan bangsa dan negara.
Rencana Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin bertemu Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab sebaiknya tidak dilakukan.
Dalam pengukuhan ini juga menetapkan duet Ketua Umum DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah dengan Sekretaris Ilhamsyah dan Bendahara Ihwan Habib.
Langkah Panglima Kodam (Pangdam) Jaya Mayjen Dudung Abdurahman memerintahkan anggotanya menurunkan baliho Habib Rizieq merupakan ketegasan untuk menindak pihak -pihak yang ingin mengganggu persatuan Indonesia.
Anggota Komisi I DPR, Syaifullah Tamliha mengingatkan Panglima Kodam (Pangdam) Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman untuk fokus kepada tugasnya
Kami tolak kehadiran Habib Rizieq kesini, karena kami tak ingin seperti kejadian di Bandara Soeta (Soekarno-Hatta) yang memunculkan keramaian, sebabkan gampang tersebarnya virus covid-19
Kalangan dewan meminta publik untuk tidak membesar-besarkan iring-iringan mobil TNI di depan markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat.
Kalangan dewan angkat bicara soal pencopotan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab oleh sejumlah anggota TNI.