Penelitian yang diterbitkan di jurnal Frontiers in Nutrition ini tidak bertujuan membuktikan sebab-akibat, melainkan menelusuri apakah konsumsi kopi atau kafein lebih tinggi berkaitan dengan massa otot yang lebih besar pada tubuh bagian lengan dan kaki.
Minum kopi sambil menjalani pengobatan antibiotik bisa jadi bukan ide terbaik. Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa kafein dapat mengganggu efektivitas antibiotik tertentu dalam melawan bakteri seperti Escherichia coli (E. coli).
Penelitian ini melibatkan sekelompok anak muda di Jerman yang diminta mencatat suasana hati mereka selama beberapa minggu, sambil melaporkan apakah mereka mengonsumsi kafein dalam 90 menit terakhir.
Kebiasaan menikmati kopi larut malam kini mendapat sorotan baru dari dunia sains. Sebuah studi dari University of Texas at El Paso (UTEP) mengungkap bahwa kafein yang dikonsumsi setelah matahari terbenam dapat memicu perilaku impulsif.
Berikut ini lima minuman berkafein selain kopi yang bisa menjadi pilihan segar untuk menemani hari-harimu
Dalam studi ini, peneliti menemukan bahwa zat seperti kafein dapat mengubah respons bakteri terhadap antibiotik tanpa perlu mutasi atau gen kebal baru. Perubahan itu membuat beberapa antibiotik menjadi kurang efektif—bukan karena rusak, tapi karena bakteri belajar menghindarinya.
Kesimpulannya, kafein memang bermanfaat asal dikonsumsi dengan bijak dan tidak berlebihan.
Berikut beberapa manfaat kafein bagi tubuh manusia:
Perempuan yang rutin mengonsumsi kopi berkafein saat usia paruh baya berpeluang lebih besar untuk menua dengan sehat—baik secara fisik, mental, maupun emosional
Saat pilek atau flu menyerang, Anda mungkin bertanya-tanya, apakah aman untuk minum kopi atau teh berkafein saat mengonsumsi obat flu?