Para peneliti melihat adanya perubahan signifikan pada mikrobioma usus, terutama meningkatnya bakteri bernama Eggerthella, yang sebelumnya telah dikaitkan dengan depresi. Menariknya, lonjakan bakteri ini hanya ditemukan pada wanita, bukan pria.
Cacingan adalah infeksi parasit atau cacing yang masuk ke dalam tubuh, biasanya menyerang saluran pencernaan manusia, khususnya usus. Kondisi ini disebabkan oleh masuknya telur atau larva cacing ke dalam tubuh, dan paling sering dialami oleh anak-anak.
Penelitian terbaru dari Duke University mengungkap bahwa otak bisa mendeteksi sinyal kimia dari bakteri usus dalam waktu nyata, dan sinyal ini dapat langsung memengaruhi perilaku kita, termasuk nafsu makan, hanya dalam hitungan menit.
Sebuah tinjauan ilmiah terbaru mengungkap bahwa mikrobioma usus—kumpulan triliunan bakteri baik di dalam perut—berperan penting dalam memperkuat sistem imun, menjaga stabilitas genetik, dan bahkan memperlambat proses penuaan.
Komedian legendari Qomar Empat Sekawan meninggal dunia. Ini ungkapan sang istri.