Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mendukung kelompok-kelompok militan Sunni yang menyerang pasukan Iran.
Seorang ulama Ahlu Sunnah Iran Jamalzahi di provinsi Golestan tewas tertembak saat pulang ke rumahnya usai salat subuh berjamaah
Serangan yang terjadi 7 Juni 2017 itu merupakan satu-satunya penyerangan oleh ekstrimin Sunni di lingkungan Syiah Iran.
Keempatnya bersalah karena diduga melakukan konspirasi untuk membunuh tokoh-tokoh terkemuka di negara Teluk yang didominasi paham Sunni.
Donald Trump baru-baru ini meminta strategi besar di antara negara-negara Sunni untuk mengisolasi negara Iran.
Menurut Pakta Nasional, presiden mesti beragama Kristen Maronit sedang ketua parlemen adalah penganut Syiah dan perdana menteri seorang Muslim Sunni.
Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Ali Khamenei mengatakan, Muslim Syiah dan Sunni di Iran saling bergandengan tangan baik suka mau pun duka di Iran.