Presiden Jokowi resmi melantik Ketum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi menjadi Menkominfo menggantikan Johnny Gerard Plate yang ditetapkan sebagai tersangka Korupsi BTS 4G.
Informasi yang beredar di kalangan wartawan, Ketua Umum relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi yang akan menggantikan Johnny yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G.
Jadi kalau usai acara Projo di magelang lalu orang ramai menduga dukungan Jokowi ke Ganjar. Kemudian setelah acara Perindo ramai lagi orang menduga Jokowi mendukung Prabowo. Kalau saya justru melihat bahwa kuda hitam di luar nama nama yang beredar adalah Erick Thohir yang ditunjuk oleh Jokowi menjadi ketua panitia pernikahan Kaesang.
Gerakan relawan Projo bergerak sesuai arah angin.
Jadi sebenarnya pernyataan Ketum Projo itu mengancam partai, mengancam pelaku politik atau justru mengancam demokrasi dengan mengancam perbedaan pilihan. Atau jangan - jangan malah mengancam konstitusi yang jelas jelas melindungi perbedaan.
Sebaiknya baik Projo maupun yang lainnya, fokus saja kepada menyukseskan Pilpres 2024.
Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei nasional terkait dengan calon presiden (Capres) 2024 dengan elektabilitas tertinggi pasca Rakernas Projo.
Sebagai kader partai saya tidak akan mendahului Ketua Umum Partai (Megawati Soekarnoputri). Sebagai Aktivis Pro Demokrasi saya tidak mau bertanding sebelum gelanggang dibuka bahkan sebelum aturan main di sepakati seluruhnya.
Projo NTB memilih AHY jadi capres, karena tokoh muda yang pantas jadi pemimpin. Kita konsolidasi menyiapkan dukungan untuk AHY sebagai Capres. Kami ormas, bebas menentukan sikap siapa yang kami dukung. Sekali lagi, karena kami tidak berafiliasi dengan Parpol manapun.