Rony Hanityo bakal diperiksa sebagai saksi atas pengembangan kasus dugaan korupsi kegiatan investasi PT Taspen (Persero)
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan masih banyak Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) tidak terakreditasi, bahkan lebih dari 2.000 lembaga fiktif hanya bermodal papan nama.
Dia bakal diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait kegiatan investasi PT Taspen.
Pada Sabtu (5/7), PPATK mengumumkan 10 juta data fiktif penerima bansos.
Dia bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi investasi fiktif PT Taspen (Persero) dengan tersangka korporasi, PT Insight Investments Management (IIM).
Mereka diperiksa untuk melengkapi berkas perkara tersangka korporasi, PT Insight Investments Management (IIM).
Uang yang disita itu terdiri dari SGD 2.991.470 dan Rp 1.500.000.000 atau Rp 1,5 miliar.
Kedua saksi yang diperiksa yakni, Agus Purbianto selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PP, dan Didik Mardiyanto selaku Kepala Divisi EPC PT PP.
Dia bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi investasi fiktif PT Taspen (Persero) dengan tersangka korporasi PT Insight Investment Management (IIM).
DPO berinisial SDPS tersebut ditangkap di wilayah Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, setelah beberapa bulan buron.