Facebook juga dianggap tidak transparan terkait kebijakan pihak lain mengambil data di Platformnya.
CEO Facebook meminta maaf karena mengizinkan pihak ketiga seperti Cambridge Analytica memanfaatkan data pengguna
Tuduhan pada Maret lalu memperlihatkan bahwa Cambridge Analytica, yang disewa oleh tim kampanye pemilihan Presiden AS Donald Trump, menggunakan data 87 juta pengguna Facebook secara ilegal
Wylie mengatakan kepemimpinan di Cambridge Analytica ingin melawan perang budaya.
Ia melihat mereka saling memberi buah apel, juga saling membelai dan saling mencium. Kelompok tersebut lalu menganta gadis itu melewati hutan dan meyakinkannya untuk makan apel.
Seorang reporter Cambridge Evening News menerima telepon yang menyuruhnya menelepon kedutaan Amerika Serikat hanya berselang 25 menit sebelum John F. Kennedy ditembak mati