Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyetujui penjualan lebih dari 900 rudal udara-ke-udara ke Jerman.
Odesa, salah satu pelabuhan utama Ukraina untuk mengekspor biji-bijian, diserang rudal Rusia.
Serangan itu juga menghancurkan 60.000 ton biji-bijian yang akan dikirim melalui Black Sea Grain Initiative 60 hari lalu.
Rusia menyerang pelabuhan Odesa Ukraina dengan rudal dan pesawat tak berawak pada Selasa (18/7).
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan, kesepakatan pengiriman biji-bijian Laut Hitam harus dilanjutkan dan dapat beroperasi tanpa partisipasi Rusia
Presiden Rusia, Vladimir Putin menyebut serangan di jembatan yang menghubungkan Rusia selatan ke Krimea sebagai "aksi teroris" Ukraina dan berjanji untuk membalas.
Vladimir Putin menyebut serangan itu sebagai tindakan yang kejam dan tidak masuk akal.
Institut Geofisika Terapan Fedorov di Moskow mengatakan suar kelas X mungkin terjadi, termasuk suar proton, dan kondisi radio gelombang pendek diperkirakan akan memburuk.
Presiden Vladimir Putin mengatakan berhak menggunakan bom tandan jika amunisi tersebut dikerahkan melawan pasukan Rusia di Ukraina.
Putin Ancam Jatuhkan Bom Curah di Ukraina