Seruan Hatami untuk pengusiran pasukan AS datang seminggu setelah Washington membunuh komandan anti-teror paling menonjol di Timur Tengah, Letnan Jenderal Qassem Soleimani di Irak.
Adel Abdul-Mahdi meminta Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo, untuk mulai melakukan penarikan pasukan dari Irak.
Dalam pidatonya yang mengikuti serangan rudal pembalasan Iran terhadap dua pangkalan AS di Irak pada Rabu (8/1), Trump membual tentang tentara AS dan peralatan militer.
Serangan rudal balistik di pangkalan AS di Irak akan menjadi pelengkap bagi keputusan penting parlemen Irak untuk mengusir pasukan asing serta keinginan negara kawasan mengakhiri kehadiran AS dan arogansi global di kawasan tersebut.
Inggris mengutuk serangan rudal Iran terhadap pangkalan militer koalisi perumahan Irak
Stoltenberg sudah mengejek opini publik dunia dengan membenarkan pembunuhan seorang pejabat tinggi militer Iran yang diundang oleh pemerintah sah Irak.
Mark Milley mengatakan serangan rudal Iran yang menyasar pangkalan militer di Irak, dimaksudkan untuk membunuh personil tentara AS.
Beberapa jam sebelum Zainab tiba, sebuah jet menebangkan jasad Jenderal Qassem dari Irak. Jutaan pelayat menyambut mendiang komandan Pasukan Quds itu dengan tangisan
Serangan tersebut hanya beberapa jam setelah Iran meluncurkan lusinan rudal, yang menargetkan pangkalan militer koalisi internasional di bawah pimpinan Amerika Serikat (AS).
Kementerian Luar Negeri Irak mengatakan akan memanggil duta besar Iran atas serangan rudal balistik Teheran di pangkalan-pangkalan yang menampung pasukan koalisi yang dipimpin AS, karena melanggar kedaulatan Irak.