Letnan Jenderal Soleimani adalah tokoh internasional yang memainkan peran utama dalam mempromosikan keamanan di negara-negara kawasan, khususnya di Irak dan Suriah.
Dilaporkan bahwa Brigadir Jenderal William Seely, yang mengawasi Satuan Tugas AS Irak, mengirim surat kepada kepala komando operasi gabungan Irak pada Senin (6/1), kurang dari seminggu setelah AS membunuh Jenderal Qassem Soleimani Iran.
Gertakan Trump itu disampaikan di akun Twitternya pada Senin (6/1), beberapa hari setelah memerintahkan secara langsung pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani di ibukota Irak, Baghdad.
Dalam pernyataan, Trump mengatakan, jika pasukannya pergi, maka Irak harus membayar Washington atas pembangunan pangkalan udara di sana.
Itu terjadi ketika Zarif mengunggah sebuah cuitan yang mengingatkan Pompeo, yang ia sebut sebagai "badut sombong", bahwa rakyat Irak sangat sedih atas kematian Soleimani.
Jasad komandan militer Iran, Qassem Soleimani yang terbunuh di Irak dalam serangan militer Amerika Serikat (AS), dipulangkan ke Iran pada Minggu (5/1)
Amerika Serikat menewaskan Soleimani dalam serangan di Irak yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump
Pada Sabtu malam, sebuah roket jatuh di dalam Zona Hijau Baghdad yang dijaga ketat di dekat Kedutaan Besar AS, yang lain menghantam lingkungan Jadriya di dekatnya
Beberapa ahli hukum AS berpendapat, Trump tidak memiliki otoritas hukum untuk membunuh Soleimani di tanah Irak tanpa izin dari pemerintah Irak.
Gulf Air, juga memutuskan untuk menangguhkan penerbangan dari dan ke Baghdad serta kota suci Najaf di selatan ibu kota Irak, sampai pemberitahuan lebih lanjut