Presiden Jokowi diprediksi tidak mendapat tiket sebagai calon presiden (Capres) pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Apa yang menjadi alasan Jokowi tidak dapat tiket Capres?
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendukung Presiden Jokowi sebagai calon presiden (Capres) dengan syarat calon wakil presiden (Cawapres) Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menemui Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Pertemuan itu dalam rangka meminta restu terhadap pasangan Jokowi-Cak Imin (JOIN).
Ratusan pemuda, putra dan putri yang mewakili 14 Desa di Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang mendeklarasikan dukungan kepada Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada Pilpres 2019.
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menyatakan siap untuk maju sebagai calon presiden (Capres) pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Memilih parpol, caleg bahkan capres sesuai harapan bangsa, harapan rakyat yang mampu membawa bangsa dan rakyat sejahtera.
Dalam rangka menciptakan kontestasi Pemilu yang damai, Ketua MPR Zulkifli Hasan akan mengundang seluruh tokoh yang berpotensi sebagai calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres).
PKB mengapresiasi sikap Ketua Umum PAN yang memberikan dukungan kepada Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.
Partai Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi untuk menentukan calon wakil presiden (Cawapres) dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) yang memiliki elektabilitas tertinggi jika dipasangkan dengan Jokowi maupun Prabowo Subianto.