Kematian Soleimani tidak akan menghentikan misinya, justru para penjahat yang memiliki "darah" Soleimani dan para martir lainnya yang tewas dalam serangan tersebut akan memberikan pembalasan yang mengerikan.
Roket-roket itu mendarat di dekat terminal kargo udara, membakar dua kendaraan dan melukai beberapa orang, kata Media Sel Keamanan Kementerian Dalam Negeri Irak dalam sebuah pernyataan sebelumnya.
Pemerintah dan perusahaan-perusahaan yang dikelola negara akan mendukung produksi dan pasokan smartphone Iran untuk mengimbangi dampak sanksi AS terhadap ekonomi digitalnya.
Menyusul ancaman Trump, Kepala Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan,pasukannya siap menghadapi AS dan sekutunya.
Terlepas dari semua tekanan dan sanksi, Israel dan AS sudah gagal membuat Iran menyerah. Justru negera tersebut bergerak maju meskipun situasi ekonominya mengerikan.
Perusahaan tersebut sudah membentuk usaha patungan dengan produsen dan dealer kendaraan Iran Iran Khodro dan Grup Mammut Iran untuk membuat dan mendistribusikan truk Mercedes-Benz dan komponen powertrain di negara tersebut.
Setidaknya 750 tentara AS dikerahkan ke Timur Tengah setelah serangan dan meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS
Pejabat itu mengatakan bahwa Iran menargetkan mampu menghasil 100 ton kaviar dan 10.000 ton daging ikan kaviar pada tahun 2025.
Tetapi semua orang harus tahu, Iran berkomitmen kuat untuk kepentingan negara dan martabat, kemegahan, dan kemajuan bangsa Iran
Jika ada yang mengancam ini, kami akan menghadapinya tanpa ragu-ragu dan akan menyerang siapapun yang menyerang kami, kata Khamenei