Iran mengatakan memiliki rudal dengan jangkauan hingga 2.000 km, yang mampu menjangkau pangkalan militer Israel dan Amerika Serikat (AS) di wilayah itu.
Pyongyang menggunakan fasilitas sipil, termasuk bandara, untuk perakitan rudal balistik dan pengujian dengan tujuan untuk mengkelabui publik.
Uni Eropa (UE) telah mengeluarkan peringatan keras kepada Iran tentang perkembangan pengujian rudal balistik dan perilakunya di wilayah yang lebih luas.
Menteri Luar Negeri Perancis, Jean-Yves Le Drian mengatakan bahwa Prancis siap untuk menjatuhkan sanksi lebih lanjut terhadap Iran jika tidak ada kemajuan dalam pembicaraan mengenai program rudal balistiknya
Sedari dulu program balistik Iran terus membuat Prancis cemas dan juga komunitas internasional.
Juru bicara militer utama Iran mengatakan negaranya akan terus melakukan uji coba rudal untuk membangun kemampuan pertahanan dan deterensinya meskipun ada sanksi Amerika Serikat.
Konon uji coba Korut tersebut dinyatakan berhasil, namun tidak disebutkan jenis perangkat yang terlibat dalam pengujian itu.
Washington Post menyebukan, Korea Utara tampaknya membangun satu atau dua misil balistik antarbenua cair baru di fasilitas penelitian besar di pinggiran Pyongyang, mengutip pejabat yang tidak dikenal itu.
PBB percaya rudal balistik jarak pendek dan persenjataan lainnya, dikirim dari Iran ke Yaman setelah embargo senjata diberlakukan pada 2015 silam
Pemimpin yang berusia 65 tahun itu juga berbicara dengan penuh semangat tentang kendaraan hipersonik Avangard baru dan rudal balistik antarbenua Sarmat baru, yang akan mulai beroperasi dalam beberapa tahun mendatang.