KPK telah menetapkan Tannos sebagai tersangka sejak 13 Agustus 2019. Namun, KPK belum bisa menangkap Tannos karena ia berada di Singapura.
Penggeledahan itu untuk mencari alat bukti terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa yang dilakukan Bupati nonaktif Hulu Sungai Utara, Abdul Wahid.
Anzarullah merupakan tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur Tahun Anggaran 2021.
Permintaan pengunduran itu setelah RJ Lino ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penahana Abdul Wahid terhitung sejak hari ini sampai 7 Desember 2021. Dia bakal mendekam di rumah tahanan (rutan) KPK pada Gedung Merah Putih.
Abdul Wahid diduga telah menerima uang sebanyak Rp18,9 miliar.
Mantan Menteri Pertanian itu akan diperiksa sebagai saksi terkait dugaan rasuah dengan tersangka mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman.
Azis diketahui telah berstatus tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di KPK.
KPK menduga kedua tersangka menerima uang korupsi terkait pengaturan barang kena cukai tersebut.
Sudah tinggal penetapan tersangka, kok malah mandek!