Pengusutan kasus ini ditandai dengan peneriksaan saksi untuk tersangka Sri Utami.
Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Akbar Tandiniria Mangkunegara, adik dari Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara.
Angka kerugian itu diketahui saat KPK menetapkan Direktur Produksi PTPN XI 2015-2016 Budi Adi Prabowo dan Arif Hendrawan selaku Direktur PT Wahyu Daya Mandiri (WDM) sebagai tersangka.
Selain Budi Adi Prabowo, KPK juga menetapkan Direktur PT Wahyu Daya Mandiri, Arif Hendrawan sebagai tersangka kasus ini.
Mereka diperiksa untuk tersangka Wawan Ridwan selaku Kepala Bidang Pedaftaran, Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil Ditjen Pajak Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-teror Polri dituding telah menyembunyikan tersangka teroris ustad Farid Okbah.
Penyidik juga mendalami dugaan suap jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara.
Dia akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Aswad Sulaiman, mantan Bupati Konawe Utara.
KPK telah menetapkan Tannos sebagai tersangka sejak 13 Agustus 2019. Namun, KPK belum bisa menangkap Tannos karena ia berada di Singapura.
Penggeledahan itu untuk mencari alat bukti terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa yang dilakukan Bupati nonaktif Hulu Sungai Utara, Abdul Wahid.