Dampak curah hujan yang ekstrem pada hasil panen padi sebanding dengan panas yang ekstrem.
Pasca pandemi Covid-19, suasana geopolitik dunia menajam, perubahan iklim yang ekstrem, menciptakan masalah krisis pangan. Nah, ini harus kita sikapi bersama.
Data Kependudukan yang Akurat Faktor Penting untuk Mengakselerasi Pembangunan
Organisasi Meteorologi Dunia PBB mengatakan sekarang diperkirakan ada 60 persen kemungkinan El Nino akan berkembang pada akhir Juli, dan 80 persen kemungkinan akan terjadi pada akhir September.
Kondisi iklim ke depan (musim kemarau), seperti yang sudah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) prakirakan akan terjadi kemarau yang ekstrim (El Nino).
Kita ketahui cuaca panas sedang melanda sebagian besar wilayah Indonesia akhir-akhir ini. Pemerintah harus bisa mengantisipasi lewat berbagai kebijakan dan program agar cuaca ekstrem seperti ini tidak merugikan masyarakat.
Kinerja Muhadjir tentu sudah terbukti ya, kita semua bisa merasakan bagaimana angka stunting yang secara perlahan mulai menurun di seluruh provinsi. Bahkan cara kerja Muhadjir yang berani melakukan terobosan-terobosan besar dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem inilah yang dibutuhkan Indonesia ke depan.
Fasilitas permodalan tersebut bisa diakses siapa saja yang memiliki lahan dan petani yang memadai sebagai penerima KUR.
Menko PMK Dorong Optimalisasi Dana Desa untuk Kemiskinan Ekstrem
Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat jumlah bayi di bawah lima tahun (balita) di Jakarta mencapai sekitar 790 ribu.