Memudarnya nasionalisme dibuktikan dengan perilaku bernuansa eksklusivisme dari sejumlah kelompok yang mengusung tema primordialisme di masyarakat.
KPAI menyesalkan aksi bela tauhid disisipi pesan kampanye politik dan diduga kuat menggunakan anak-anak sebagai juru kampanye.
Menurut Muchsin dihadapan massa, pernyataan itu ditujukan kepada massa aksi bela tauhid yang memprotes pembakaran bendera tauhid oleh Banser di Garut.
Insiden pembakaran bendera Hizbut Tahrir ini pertama kali terungkap setelah sebuah video beredar di laman YouTube.
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengapresiasi gerak cepat pihak kepolisian dalam penanganan kasus pembakaran bendera tauhid yang sempat heboh beberapa hari ini.
Menurut Zainut, pelaku telah menyadari kesalahannya, karena mengira bendera tersebut milik ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid sangat prihatin dengan pembakaran bendera tauhid bersamaan dengan peringatan Hari Santri di Garut, Jawa Barat. Dia berharap kejadian itu tidak terulang lagi.
Jika ada masyarakat Islam yang tidak terima, sesuai prosedur laporkan saja kepada aparat kepolisian.
Menurut Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, aksi tersebut berlebihan mengingat kalimat tauhid merupakan kalimat sakral bagi umat Islam.
Menurut Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid, hal itu rentan menimbulkan kesalahpahaman.