Penyebaran Omicron yang cepat di seluruh dunia juga memaksa para peneliti untuk menemukan opsi yang bekerja melawan varian tersebut. Inggris saat ini memiliki penghitungan kasus COVID-19 tertinggi ketujuh secara global.
Beberapa peneliti percaya ini bisa jadi bagaimana Omicron dan beberapa varian COVID-19 lainnya berkembang.
Para ilmuwan terus mencermati sub-varian varian Omicron virus corona, untuk menentukan bagaimana kemunculannya dapat memengaruhi penyebaran pandemi di masa depan.
Penelitian yang dilakukan sekelompok ilmuwan terhadap ekosistem laut di Antartika (Kutub Selatan) menemukan, ada ancaman berbahaya yang datang dari `penumpang gelap` yang dibawa oleh kapal penangkap ikan dan parisiwata.
Kim mendesak para ilmuwan militer untuk lebih mempercepat upaya membangun kekuatan militer strategis negara itu baik dalam kualitas maupun kuantitas dan lebih jauh memodernisasi tentara.
Sekelompok ilmuwan di Royal Botanic Gardens, Kew, menggunakan nama Leonardo DiCaprio untuk sebuah pohon langka.
Menyelidiki hampir 12.000 rumah tangga Denmark pada pertengahan Desember, para ilmuwan menemukan bahwa Omicron 2,7 hingga 3,7 kali lebih menular daripada varian Delta di antara orang Denmark yang divaksinasi.
Para ilmuwan menganalisis sampel 2.379 penalti yang diambil di Piala Dunia dan Euro, di Liga Champions dan di pertandingan Liga Europa, dengan 629 penjaga gawang berbeda berdiri di antara tiang gawang.
Edward Osborne Wilson, salah satu naturalis dan konservasionis terkemuka dunia, meninggal dunia pada usia 92 tahun.
Para ilmuwan menekankan, bahkan jika temuan studi awal ini bertahan, setiap pengurangan keparahan perlu ditimbang dengan fakta bahwa Omicron menyebar jauh lebih cepat daripada Delta dan lebih mampu menghindari vaksin. Banyaknya infeksi masih bisa membanjiri rumah sakit.