Praktek penanganan produk pangan segar di masyarakat ditengarai masih belum memadai
Pemerintah saat ini terus bersinergi dengan sejumlah pihak, termasuk lintas kementerian, untuk menjamin kelancaran distribusi pasokan pangan.
Kementan menyatakan sudah siap menyerap seluruh gabah hasil panen raya petani sambil bersinergi dengan penggilingan dan transportasi online Gojek guna pendistribusian bahan pangan.
Kementan sudah membebaskan biaya ongkos kirim kepada masyarakat yang ingin membeli di antara sebelas komoditas pangan yang di Toko Tani Indonesia Center (TTIC).
Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) belum juga menemukan solusi atas berbagai persoalan yang sama setiap tahunnya, misalnya lesunya daya serap hasil panen petani.
Satgas Pangan dan Polri akan terus pantau jalur distribusi pangan agar tetap lancar.
Kementerian Pertanian menggandeng Gojek untuk menyediakan jasa belanja pangan bagi masyarkaat tanpa harus keluar rumah.
Syahrul meminta agar karantina sosial (lockdown) tak menjadi pilihan agar distribusi pangan tersuplai dengan baik di masyakat.
Tidak lockdown pada sektor pertanian karena menyangkut hajat hidup 267 juta masyarakat Indonesia. Ia juga meminta agar ketersediaan pangan harus ada setiap saat.
Agar masyarakat tidak cemas dan tidak panik, negara harus mewujudkan kepastian bahwa bahan pangan pokok selalu tersedia dalam jumlah cukup