Pasca PDI Perjuangan (PDIP) memutuskan dukungan kepada calon petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kritikan keras pun menghampiri Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum.
Jelang pengumuman calon gubernur (Cagub) dari PDI Perjuangan (PDIP), kelompok relawan pendukung Tri Rismaharini menyambangi Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Selasa (20/9).
Koalisi kekeluargaan menunggu PDI Perjuangan (PDIP) untuk memutuskan pasangan calon gubernur (Cagub) yang akan diusung di Pilkada DKI Jakarta 2017.
Kader PDI Perjuangan (PDIP) mengirim surat terbuka kepada Megawati Soekarnoputri. Surat tersebut sebagai penolakan terhadap pencalonan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
PDI Perjuangan (PDIP) telah menuntaskan pembahasan calon kepala daerah yang akan diusung di Pilkada 2017 termasuk Cagub DKI Jakarta.
Meski dinilai berhasil memimpin Kota Surabaya, namun Partai Golkar meragukan kemampuan kader PDI Perjuangan Tri Rismaharini memimpin DKI Jakarta.
Bakal calon gubernur DKI Jakarta Rizal Ramli memuji kecanggihan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam memainkan peran politik.
4 (empat) tahun perjuangan rakyat Bali menyelamatkan Teluk Benoa dari reklamasi tidak lepas dari intimidasi, kekerasan dan yang terakhir adalah usaha kriminalisasi warga dan aktivis yang menolak reklamasi Teluk Benoa.
Tokoh Islam dari Nahdlatul Ulama (NU) Kyai Haji Hasyim Muzadi berharap agar PDI Perjuangan (PDIP) konsisten sebagai partai `wong cilik` dalam menghadapi Pilkada DKI.
PDI Perjuangan mengaku telah mengantongi nama untuk diusung sebagai Cagub DKI Jakarta di Pilkada 2017. PDIP disebut-sebut bakal mengusung Walikota Surabaya Tri Rismaharini.