Bulan lalu, Pangeran Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman, mengunjungi Kuwait untuk membahas pembukaan kembali produksi minyak dari zona itu.
Pembeli Korea Selatan, yang berada di antara pembeli utama minyak mentah Iran, menunda pemuatan minyak Iran dari Juli karena ketidakpastian mendapatkan pengabaian dari pemerintah AS.
Aldakhil menyarankan, agara Arab Saudi menggunakan produksi minyaknya sebagai senjata. Minyak mentah Brent Benchmark diperdagangkan sekitar USD80 per barel.
Setelah Washington 8 Mei dari Kesepakatan Iran, AS memberikan waktu 90 hingga 180 hari ke negara-negara lain untuk merombak pakta nuklir 2015 sebelum memberlakukan kembali sanksi-sanksi terhadap Teheran pada 4 November.
Sebuah laporan di majalah India Today mengatakan India melibatkan sekutunya dan mitra di seluruh dunia untuk mencari solusi atas sanksi minyak Amerika Serikat (AS) yang berlaku pada 4 November mendatang.
Alasan pembatalan kenaikan harga Premium meskipun harga minyak dunia dan Indonesia Crude Price (ICP) sudah naik, karena mempertimbangkan berbagai hal, salah satunya inflasi.
India adalah konsumen minyak tunggal terbesar kedua di Iran setelah China dan diperkirakan akan mengurangi mengimpor minyak Iran. Meski begitu, Negari Bollywood itu dipastikan tidak akan memangkas sepenuhnya hingga ke nol.
Ali Khamenei menegaskan bahwa negaranya tidak akan pernah terpengaruh oleh sanksi apapun dari Amerika Serikat (AS).
Harga minyak mentah dunia jatuh ke posisi terendah dalam dua minggu terakhir pada Kamis (11/10) pagi.
Iran juga menaruh harapan besar pada China yang terus membeli minyak Iran, di tengah percekcokan perdagangan yang sedang berlangsung dengan Washington.