Minyak mentah berjangka internasional Brent berada di US$59,91 per barel pada 0403 GMT, turun 57 sen, atau 0,9 persen dari penutupan terakhir mereka.
Ledakan kedua melukai 21 pekerja di kilang minyak Aden pada Sabtu (12/01) malam ketika mereka berjuang untuk menahan kobaran api sebelumnya yang pecah sehari sebelumnya.
Api telah merobek tangki penyimpanan di kilang minyak utama di kota Al-Buraika di Aden Yaman pada Jumat malam waktu setempat.
OPEC, dan produsen minyak global terkemuka lainnya yang dipimpin Rusia, pada Desember sepakat memangkas produksi minyak gabungannya sebesar 1,2 juta barel per har.
Kendati demikian, reli minyak lebih dari seminggu melambat karena optimisme seputar pembicaraan perdagangan AS-China mulai memudar.
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1 berada di USD 51,93 per barel pada 0033, turun 43 sen, atau 0,8 persen.
Menurut Innes, lonjakan harga minyak sejalan dengan pasar saham Asia, yang naik ke angga yang lebih tinggi, 3-1 / 2 minggu pada Rabu.
Arab Saudi berencana menurunkan ekspor minyak mentahnya menjadi sekitar 7,1 juta mbpd pada akhir Januari untuk membantu mendorong harga minyak hingga di atas USD80 mbpd.
Dikutip dari Reuters, minyak mentah berjangka internasional Brent LCOc1 berada di harga US$57,77 per barel pada 01.13 GMT, naik 44 sen, atau 0,8 persen dari penutupan terakhir mereka.
Amir Hossein Zamaninia mengklaim jumlah negara pembeli minyak Iran meningkat signifikan, di tengah tekanan sanksi Amerika Serikat di pasar minyak dunia.