Kesepakatan itu muncul setelah dua hari pembicaraan di Washington. AS di bawah Presiden Donald Trump telah berusaha untuk menjual lebih banyak produk energi ke India, pembeli minyak terbesar ketiga di dunia.
Pompeo mengatakan, minyak serpih dan gas alam AS yang baru ditemukan akan memperkuat kebijakan luar negeri.
Langkah ini bertujuan untuk menghukum apa yang Pompeo sebut sebagai `aktor jahat` di panggung dunia.
Afrika Selatan mengatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk mendukung Iran, meskipun ada kendala yang dihadapi oleh negara kaya minyak itu.
Trump keluar dari KTT kedua dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di ibu kota Vietnam pada 28 Februari, di mana kedua belah pihak memberikan pernyataan yang saling bertentangan.
Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan rezim di Caracas memindahkan cabang perusahaan minyak milik negara, PDVSA ke Rusia.
Harga minyak dunia menemukan posisi stabil pada Selasa (26/2) pagi, setelah jatuh tiga persen pada sesi sebelumnya.
Minyak mentah Brest berada di harga US$62,26 per barel pada 00.05 GMT (07.05 WIB), naik 14 sen atau 0,2 persen dari penutupan terakhir.
Para pemimpin ulama Teheran tidak memiliki rencana untuk mengadakan pembicaraan dengan Washington.
Hal itu merusak upaya kelompok Timur Tengah yang didominasi klub OPEC untuk menahan pasokan