Kabupaten Lampung Timur bukan merupakan sentra produksi tanaman hortikultura di Provinsi Lampung, tetapi cukup mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung program pemerintah Provinsi Lampung.
Pada 2021, Kementan akan terus meningkatkan produk hasil hortikultura, terutama untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan, pertanian perkotaan bisa dijalankan dengan teknik yang tepat.
Pangan pokok, khususnya beras dalam kondisi cukup menghadapi momentum Ramadan dan Idulfitri yang bertepatan pada April - Mei 2021.
Kolaborasi pertanian dan teknologi ke depan juga harus menjadi satu kesatuan agar mampu semakin menambah pendapatan bagi petani jika produktivitasnya semakin meningkat.
Salah satu bentuk kolaborasi dan dukungan itu diberikan Kementan kepada Pilot project closed-loop yang diinisiasi Kamar Dagang Indonesia. Kini, project tersebut bergerak di bagian hilir.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menyatakan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran Kementan tahun 2021 harus berorientasi pada pemulihan ekonomi dan produksi pangan pascapandemi Covid-19.
Kenaikan ini terjadi karena indeks harga yang diterima petani naik sebesar 0,45 persen atau lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani yang hanya sebesar 0,44 persen.
Dalam program ini penerapan mekanisasi serta teknologi pertanian diharapkan dapat mengoptimalkan rawa menjadi lahan pertanian produktif dan meningkatkan produksi pertanian.
Kementan menyediakan distribusi transportasi agar cabai atau bawang merah dapat dibawa dari daerah yang harganya rendah ke daerah yang harganya tinggi agar produsen maupun konsumen sama-sama bisa dibantu.