Kiai khos dan jumhur ulama Nahdlatul Ulama (NU) mendukung terbentuknya poros baru, jika dalam satu atau dua hari kedepan Presiden Jokowi tidak memutuskan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Cawapres.
Mustayar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Najib Abdul Qodir mengultimatum Presiden Jokowi terkait kepastian menggaet Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai cawapres.
Sejumlah Kiai Nusantara menemui Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj dalam rangka menetapkan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Cawapres untuk mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.
Presiden Jokowi dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dikabarkan akan mendaftar sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) ke KPU.
Kiai NU memberikan mandat kepada Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) merencanakan pertemuan dengan 50 Ulama Nahdlatul Ulama (NU) terkait mandat cawapres untuk Pilpres 2019.
Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) belum yakin Prabowo Subianto bakal maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019 mendatang.
Muhaimin menegaskan PKB masih tetap membidik posisi calon wakil presiden, mendampingi petahana Joko Widodo.
Massa sukses membuat sang politisi berjuluk Panglima Santri tersebut menitikkan air mata.
Ratusan massa laskar santri yang mengenakan baju serba putih, kain sarung, dan peci hitam