Didanai bersama oleh Perancis, Maroko, Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Emirat Arab, nilai proyek tersebut 22,9 miliar dirham (USD2,4 miliar)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti dugaan proyek pembangunan Meikarta yang merupakan bisnis Lippo Group itu sudah bermasalah sejak awal.
CEO Lippo Group James Riady membantah terlibat dan membahas perizinan proyek Meikarta dengan Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin. Namun, KPK tidak begitu saja percaya.
KPK mengaku telah mengantongi bukti komunikasi sejumlah pihak yang diduga bos Lippo Group dengan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin terkait kasus suap perizinan proyek Meikarta.
Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin bakal mengungkap dugaan keterlibatan Lippo Group selaku korporasi dalam kasus suap perizinan proyek Meikarta.
Proyek tersebut direncanakan berlangsung selama tiga tahun, mulai 2017 sampai 2019.
KPK masih terus mendalami kasus suap perizinan Meikarta milik Lippo Group. Khususnya dugaan keterlibatan sejumlah korporasi dalam proyek senilai Rp278 triliun itu.
PT MSU merupakan penggarap proyek Meikarta yang menjadi anak perusahaan dari PT Lippo Cikarang Tbk. Sedangan PT Lippo Cikarang adalah anak usaha PT Lippo Karawaci.
Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin menyebut pertemuannya dengan CEO Lippo Group James Riady membahas secara umum terkait rencana proyek Meikarta.
KPK memastikan tidak begitu saja menelan mentah-mentah kesaksian CEO Lippo Group James Riady terkait pemeriksaan dalam kasus suap perizinan proyek Meikarta.