Juru Bicara KPK, Febri Diansyah
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah mengantongi bukti komunikasi sejumlah pihak yang diduga bos Lippo Group dengan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin terkait kasus suap perizinan proyek Meikarta. Untuk itu, penyidik KPK mengambil sampel suara Neneng.
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, sampel suara Neneng diperlukan untuk keperluan penyidikan soal sumber uang suap Meikarta yang diduga berasal dari Lippo Group selaku korporasi."Terhadap Neneng Hasanah Yasin, Bupati Bekasi, tadi diambil contoh suara untuk keperluan pembuktian," kata Febri, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Rabu (7/11).Penyidik KPK, kata Febri, telah mengantongi sejumlah bukti komunikasi antara Neneng dengan sejumlah pihak terkait suap megaproyek milik Lippo Group tersebut.Baca juga :
Prabowo Ucapkan Terimakasih ke PDIP dan Megawati
Prabowo Ucapkan Terimakasih ke PDIP dan Megawati
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Suap Meikarta Lippo Group James Riady


























