Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, sebanyak 123 warga Palestina tewas ditembak oleh tentara Israel sejak penghujung Maret
Al Najjar ditembak saat wanita itu sedang merawat pemrotes yang cedera di Jalur Gaza.
Serangan itu dilakukan di tengah babak baru peningkatan ketegangan antara pasukan Israel dan gerilyawan Jalur Gaza.
Para martir termasuk 13 anak, dua petugas medis dan dua wartawan.
Pekerja bantuan dan staf medis bukanlah target, tweet kelompok kemanusiaan.
Kuwait memperkenalkan resolusi kepada Dewan Keamanan PBB sebagai tanggapan atas eskalasi kekerasan baru-baru ini antara Palestina dan pasukan keamanan Israel di Jalur Gaza.
Roket-roket itu diluncurkan sehari setelah empat warga Palestina tewas di Gaza karena terkena serangan udara Israel.
Selasa pagi, rentetan tembakan mortir dari Jalur Gaza ditembakkan ke Israel. Sebagian besar dari sekitar 28 mortir dicegat oleh pertahanan udara Israel dan tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Kemenhan memerintahkan pembangunan penghalang setelah perang Gaza 2014 dan setelah menemukan bahwa pejuang Hamas telah berhasil memasuki Israel melalui laut.
Di antara korban, terdapat empat anak kecil dan sembilan perempuan, tiga korban menderita luka serius