Hal ini dilakukan guna meningkatkan produksi, kualitas, dan usaha kakao serta kesejahteraan petani.
Bukan untuk bekerja dan juga bukan untuk sekolah, tapi belajar praktik bertani yang baik dan berkualitas serta smart farming kepada petani muda Indonesia. Cukup satu tahun saja.
Diharapkan penyaluran pupuk bersubsidinya yang beralih dari melalui T-Pubers ke aplikasi iPubers sudah selesai di dalam memadupadankan datanya. Sehingga, petani nanti bisa betul-betul hanya bermodalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), bisa melakukan tebus pupuk.
Masalahnya adalah, meskipun pupuk tersedia, petani tidak bisa mengambilnya karena terkendala proses birokrasi dan teknologi yang belum sesuai dengan kondisi di beberapa daerah.
Tingkatkan Produksi Padi, Kaltara Atur Penyaluran Pupuk
Kementan Latih Petani Muda Asean Produksi Kelapa Sawit Berkelanjutan
Tindakan impor ini akan berdampak serius merugikan petani
Kementan Kawal Petani Sulteng Kembangkan Usaha Kakao
Perkuat Kelembagaan Ekonomi Petani, Kementan Gelar Workshop Support Pilot Business Model
Ketua MPR Apresiasi Kementan Tingkatkan Alokasi Bantuan Subsidi Pupuk Bagi Petani