Sanksi tersebut menyusul kekerasan akhir pekan yang pecah antara pasukan keamanan yang setia kepada Maduro dan upaya oposisi yang didukung AS untuk memasukkan bantuan ke Venezuela.
Presiden sementara Venezuela, Juan Guaido mendesak masyarakat internasional mempertimbangkan emua tindakan untuk menggulingkan Maduro menyusul bentrokan yang menelan sedikitnya tiga pengunjuk rasa
Zarif mengecam segala bentuk intervensi asing dalam urusan internal Venezuela.
Maduro mengatakan para diplomat Kolombia diperintahkan untuk meninggalkan Venezuela, yang berada dalam cengkeraman krisis ekonomi besar, dalam 24 jam ke depan.
Bolton masih berencana untuk melakukan perjalanan ke Hanoi, Vietnam, dengan Presiden Trump untuk KTT Korea Utara.
Alih-alih mediasi, militer Venezuela justru mulai mengeluarkan tembakan.
Maduro juga sedang mempertimbangkan akan menutup total perbatasan dengan Kolombia.
Menanggapi hal itu, Presiden sosialis, Nicolas Maduro menyebut gaya pidato Trump itu menyerupai gaya nazi dan sudah bertindak seolah-olah penguasa Venezuela.
Wilayah itu, merupakan tempat penampungan makanan dan obat-obatan di tengah ketidakpastian bagaimana dan di mana bantuan akan didistribusikan.
Amerika Serikat, dan lusinan negara lain dengan cepat mengakui Guaido sebagai presiden sah Venezuela.