Kesepakatan nuklir multilateral pada 2015 dengan Iran sebagai tonggak sejarah, yang bisa menjadi contoh untuk menyelesaikan masalah global melalui diplomasi
AS disebut hanya memanfaatkan Filipina sebagai sekutu di Asia untuk mengatasi ancaman global pengembangan senjata nuklir Korea Utara.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (1/5) membuka pintu untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un
Korea Utara (Korut) pada Senin memperingatkan bahwa pihaknya akan melakukan uji coba nuklir kapan saja dan di lokasi manapun yang ditetapkan oleh kepemimpinannya.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus meluaskan pengaruhnya di Asia untuk menekan program nuklir Korea Utara (Korut)
Korea Utara diketahui kembali meluncurkan uji coba rudal balistik di wilayah utara ibukota Pyongyang.
Korea Utara melakukan ujicoba rudal balistik Sabtu (29/4), kata militer Korea Selatan dan AS, menentang tekanan kuat dari Amerika Serikat dan sekutu utama.
Presiden AS Donald Trump mengatakan konflik besar dengan Korea Utara mengenai program nuklir dan misilnya adalah mungkin terjadi, namun ia lebih memilih hasil diplomatik terhadap perselisihan tersebut.
Pertemuan putaran kedua trilateral antara menteri pertahanan Iran, Rusia dan Suriah diadakan di Moskow di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Keamanan Internasional ke-6.
Percobaan nuklir merupakan bagian penting atas upaya lanjutan untuk menambah kekuatan nuklir kami, kata Sok.